Skip to main content
x
. Dapur SPPG Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya Bengkulu utara

Dapur SPPG Marga Sakti dan Koperasi Terus Komitmen Berikan Layanan Terbaik untuk Penerima Manfaat

BENGKULU UTARA  - Pengelola Dapur SPPG Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, pastikan komitmen Koperasi yang bekerjasama dengan pihak dapur.

"Ada lebih dua puluh suplaiyer resmi yang bekerjasama dengan pihak dapur kami melalui koperasi. Dan semua berjalan baik," kata Erma, pengelola Dapur SPPG Marga Sakti, Senin (25/5/2016).

Program Makan Bergizi Gratis melibatkan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah, sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan operasional program. 

Hal ini selaras dengan program Badan Gizi Nasional menempatkan pelaku usaha lokal sebagai bagian penting dari ekosistem pemenuhan gizi nasional.

Keterlibatan koperasi dan UMKM mencakup penyediaan bahan pangan, jasa pendukung, hingga distribusi sesuai kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

"Mengacu pada Keputusan Kepala BGN Nomor 15.1 Tahun 2024 Tentang Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk Program MBG, kerja sama dengan koperasi dan UMKM diatur secara transparan dan akuntabel," imbuhnya.

Meski disisi lain, Erma mengungkapkan, asumsi liar acapkali sengaja dilontarkan untuk merusak nama baik dapur yang pihaknya kelola.

"Banyak asumsi liar yang ditujukan ke Dapur SPPG kami, bukan kali ini saja. Tapi kami berpikir positif dan ambil hikmahnya. Bisa menjadi bahan evaluasi kami, bisa juga untuk kurang-kurangi dosa," candanya.

"Koperasi juga harus mendapat keuntungan dalam kapasitas wajar dan tidak melebihi harga ecer tertinggi yang ditetapkan oleh Dinas Perdagangan. Adapun jika ada beberapa item yang naik itu karena memang trend harga pasar naik . Kalo tidak dapat bagaimana koperasi akan berkembang. Cuma kalo dituduh mengambil keuntungan sebesar-besarnya ya tidak benar itu. Jangan menggada-ada," terangnya.

Hingga saat ini, pengelola dapur dan koperasi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk penerima manfaat. (Ismail Yugo)

Facebook comments