Jenderal Bintang Dua Polisi ini Tak Punya Media Sosial
Lensabengkulu.com - Media sosial dengan berbagai platformnya menjadi pilihan masyarakat untuk bersosialita di dunia maya. Dengan media sosial, masyarakat bisa saling berbagi informasi, juga menjadikan sarana untuk memberitahukan aktivitas sehari-hari. Berbagai manfaat dapat diperoleh dari media sosial, terutama soal informasi, namun begitu juga sebaliknya, media sosial menjadi mudharat atau merugikan bagi penggunanya dengan berbagai informasi atau konten-konten yang bersifat provokatif dan hoaks. Hampir setiap masyarakat memiliki akun media sosial, entah itu Facebook, Instagram, Twiter dan lainnya.
Namun siapa sangka, ada juga masyarakat atau bahkan tokoh yang memilih untuk tidak memiliki akun media sosial dengan alasan akan menimbulkan banyak kerugian. Salah satu tokoh itu adalah Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono S.IK M.Si. Jenderal bintang dua yang menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri ini memilih untuk tidak menggunakan media sosial disemua platform untuk saat ini.
Melansir dari Tribratanewsbengkulu.com, dalam setiap keterangan yang diberikan, Kadiv Humas Polri secara penuh mendelegasikan setiap informasi terkait Kehumasan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui berbagai Platform media sosial resmi yang dikelola langsung oleh Divisi Humas Polri diantaranya Instagram divisihumaspolri , Facebook Divisi Humas Polri , serta Twitter @DivHumas_Polri
Dengan banyaknya kasus hoaks atau kesimpangsiuran kabar yang beredar, diharapkan kepada seluruh masyarakat atau yang sering disebut dengan netizen agar lebih berhati-hati. lakukan saring sebelum sharing, dan pastikan setiap informasi yang diterima memiliki validasi yang kuat sehingga masyarakat secara luas dapat terhindar dari peredaran hoaks yang bisa beredar kapanpun dan dimanapun.
Untuk diketahui, perkembangan zaman memberikan pengaruh yang begitu besar dan secara jelas terlihat perubahan yang sangat signifikan. Perubahan – perubahan tersebut memberikan pengaruh yang besar khususnya terhadap kehidupan manusia dimanapun berada, salah satunya di Indonesia.
Salah satu buah hasil dari perubahan tersebut yaitu media sosial dengan semua Platformnya. Jika dilihat dari konteks kehidupan sosial, masyarakat Indonesia telah memasuki dimana memiliki media sosial merupakan hal dasar yang seolah-olah sebagai kebutuhan primer yang harus dimiliki ataupun dipenuhi oleh siapapun.
Disisi lain, pengunaan media sosial tidak selalu tentang hal-hal baik, berbagai kerugian serta hal negatif lainnya juga menjadi buah hasil dari penggunaan media sosial tersebut, sehingga berbagai tokoh memilih untuk tidak memiliki media sosial untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

Facebook comments