Skip to main content
x
. Jasa Raharja Bengkulu Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Melalui Sosialisasi Di Kodim 0407

Jasa Raharja Bengkulu Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas Melalui Sosialisasi Di Kodim 0407

Bengkulu— PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bengkulu terus mendorong peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan sosialisasi safety riding dan pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kodim 0407/Kota Bengkulu, Jalan Pangeran Natadirja, Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu, pada Jumat (21/08/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bengkulu, Fitri Agustina, S.Kom., MBA., AAIK. Turut hadir Letkol Inf. M. Azari, SP., Dandenpom 2/1 Bengkulu Letkol Cpm. Walimin, S.H., perwakilan Dandenkes Bengkulu, para Pasi dan Danramil, anggota Kodim 0407/Bengkulu, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Fitri Agustina secara langsung memberikan materi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada para peserta. Sosialisasi diarahkan pada pentingnya membangun perilaku berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab, baik saat menjalankan tugas maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Fitri menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menyangkut kesiapan setiap pengguna jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari perilaku kita sendiri. Memastikan kondisi tubuh dan kendaraan sebelum berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan batas kecepatan, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi tidak memungkinkan merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar Fitri.

Selain safety riding, kegiatan juga membahas penanganan awal terhadap korban kecelakaan lalu lintas. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memberikan pertolongan secara tepat dan tetap mengutamakan keselamatan penolong, korban, maupun pengguna jalan lainnya.


Menurut Beliau, pengetahuan mengenai pertolongan korban kecelakaan menjadi penting karena respons awal di lokasi kejadian dapat membantu menjaga kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Namun, masyarakat juga perlu memahami batas kemampuan pertolongan dan segera menghubungi pihak yang berwenang atau layanan medis ketika terjadi kecelakaan.


“Ketika melihat kecelakaan, jangan panik dan jangan langsung memindahkan korban tanpa mengetahui kondisinya. Pastikan lokasi aman, bantu sesuai kemampuan, dan segera minta bantuan medis. Yang paling penting, jangan sampai niat menolong justru menimbulkan risiko baru bagi korban maupun penolong,” jelasnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja Bengkulu dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas melalui edukasi yang menyasar berbagai kelompok masyarakat dan institusi. Jasa Raharja tidak hanya hadir ketika kecelakaan terjadi, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam langkah pencegahan melalui edukasi keselamatan.

Fitri menambahkan, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kesadaran dari setiap individu untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan.

“Tidak ada perjalanan yang begitu mendesak hingga kita harus mengabaikan keselamatan. Berangkat dengan selamat dan kembali dengan selamat harus menjadi tujuan utama setiap perjalanan,” pungkas Fitri.

Melalui sosialisasi tersebut, Jasa Raharja berharap pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas dan pertolongan awal korban kecelakaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memahami dan menerapkan perilaku berkendara yang aman, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan serta tercipta lalu lintas yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan di Provinsi Bengkulu.

Facebook comments