Skip to main content
x
Kota Bengkulu Kadis PUPR Kota dan Politisi PAN Bantah Kabar Soal Fee Proyek

Kadis PUPR Kota dan Politisi PAN Bantah Kabar Soal Fee Proyek

Lensabengkulu.com - Kwitansi pinjaman Wahyu Afrizal mendadak viral. Bagaimana tidak, kwitansi pinjaman pribadi itu disebut-sebut sebagai fee proyek. 

“Saya klarifikasi, itu kuitansi pinjaman pribadi, saya tidak ada sangkut paut sama proyek,” kata Wahyu kepada KabarRafflesia.com, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan, pinjaman Rp 10 juta itu diberikannya kepada Wibowo, yang tinggal di Bengkulu Utara.
“Saya tidak tahu kenapa kwitansi itu bisa tersebar,” imbuhnya.

Lalu siapa Yono yang menyebut bila itu kwitansi fee proyek? Wahyu mengaku Yono ini adalah temannya yang tinggal Bengkulu Utara.

“Saya sudah sampaikan keberatan sama dia. Kenapa dia asal ngomong. Dan Sekarang saya suruh dia ke Kota Bengkulu untuk klarifikasi,” ungkap Wahyu.

Sebelumnya, beredar berita mengenai fee proyek di Dinas PUPR Kota Bengkulu. Berita yang disiarkan beo.co.id ini pun langsung dibantah oleh Kadis PUPR Kota Bengkulu, Noprisman. 

“Itu fitnah,” tegas Noprisman.

Dalam berita itu, nama politisi PAN diduga Teuku Zulkarnain juga dicatut dengan inisial TZ. Padahal, Teuku tidak tahumenahu dengan nama-nama yang disebutkan dalam berita tersebut. 

Ia pun berencana akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum. “Kok nama saya dibawa-bawa. Kita tuntut,” katanya singkat.

 

 

Bengkulutoday.com

Facebook comments